Denicam
Piroksikam
Denicam Obat Apa?
Denicam adalah obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang mengandung piroksikam, digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan pada kondisi muskuloskeletal seperti artritis reumatoid dan osteoartritis.
Dosis Denicam
Dewasa- 20 mg sekali sehari sebagai dosis tunggal
- Untuk gout akut: 40 mg pada hari pertama, dilanjutkan 40 mg sekali sehari selama 4-6 hari
- Dosis pemeliharaan: 10-20 mg sekali sehari
- Maksimum 20 mg per hari untuk penggunaan jangka panjang
- Tidak diindikasikan pada anak di bawah 12 tahun.
- Remaja 12-18 tahun: penggunaan hanya atas petunjuk dokter dengan dosis disesuaikan berat badan
- Lansia: gunakan dosis efektif terendah (10 mg per hari) karena risiko efek samping gastrointestinal dan renal lebih tinggi
- Gagal ginjal ringan-sedang: gunakan dengan hati-hati, monitor fungsi ginjal secara berkala
- Gagal ginjal berat: kontraindikasi
- Gagal hati berat: kontraindikasi
Aturan Pakai
Denicam sebaiknya diminum bersama makanan, susu, atau antasida untuk mengurangi iritasi lambung. Telan tablet atau kapsul secara utuh dengan segelas air penuh. Digunakan sekali sehari, sebaiknya pada waktu yang sama setiap hari. Jangan menghancurkan atau mengunyah kapsul.
Informasi Keamanan
Kehamilan
Kategori C
Hati-hati, risiko belum jelas
Ibu Menyusui
Hati-hati
Konsultasikan dengan dokter dahulu
Mengemudi
Sedikit Berpengaruh
Waspada saat mengemudi atau operasikan mesin
Kontraindikasi
- Hipersensitivitas terhadap piroksikam atau OAINS lainnya
- Riwayat asma, urtikaria, atau reaksi alergi setelah menggunakan aspirin atau OAINS lain
- Tukak peptik aktif atau perdarahan saluran cerna
- Gagal ginjal berat
- Gagal hati berat
- Gagal jantung berat
- Trimester ketiga kehamilan
- Perdarahan atau perforasi gastrointestinal
Efek Samping Denicam
- Nyeri atau iritasi lambung
- Mual dan muntah
- Diare atau konstipasi
- Pusing dan sakit kepala
- Edema atau pembengkakan pada kaki
- Ruam kulit
- Tinnitus (telinga berdenging)
- Peningkatan enzim hati
Interaksi Obat
- Aspirin dan OAINS lain: meningkatkan risiko perdarahan saluran cerna dan efek samping gastrointestinal
- Warfarin dan antikoagulan oral: meningkatkan risiko perdarahan, monitor INR secara ketat
- Metotreksat: meningkatkan toksisitas metotreksat
- Litium: meningkatkan kadar litium dalam darah, risiko toksisitas litium
- Antihipertensi (ACE inhibitor, diuretik): penurunan efek antihipertensi dan risiko gangguan fungsi ginjal
- Kortikosteroid: meningkatkan risiko ulkus dan perdarahan gastrointestinal
- Siklosporin: meningkatkan nefrotoksisitas
- Probenesid: meningkatkan kadar piroksikam dalam plasma
Detail Produk Denicam
Verifikasi di BPOM ↗
Penyimpanan
Simpan pada suhu di bawah 30°C, di tempat kering dan terlindung dari cahaya langsung matahari, jauhkan dari jangkauan anak-anak.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga digunakan
- Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala
- Kembalikan obat kedaluwarsa ke apotek — jangan dibuang ke saluran air
Referensi
- PIONAS BPOM - Piroksikam
- MIMS Indonesia 2024
- ISO Indonesia Vol. 51
- Sweetman SC (ed). Martindale: The Complete Drug Reference. 38th ed. London: Pharmaceutical Press; 2014.
- Dipiro JT, et al. Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach. 11th ed. McGraw-Hill; 2020.
- Informasi Produk Denicam - Dexa Medica